Archive for November, 2011

|Masih| Cerita dari transjogja

kuliah kosong, gara-gara dosennya gak enak body..
mau pulang ternyata hari hujan…..
kenapa ya tiap kuliah hari kamis , pasti disertai hujan…
ya sudahlah, namanya juga lagi diberi rezeki air berlebih.. ūüôā

pulang dari kampus, hang out ke malioboro. Niatan awal nemani temen yang nyari sendal…

tapi dah muter-muter -muter yang ada malah beli baju… [untungnya great sale…] pulang dari malioboro plan berlanjut ke amplaz.. masi make trans jogja jalur 1A, transit bandara trus naek 1A juga jurusan kota …

oh transjogja…yang selalunya dapet pengalaman dari transportasi ini.

Dalam transjogja, ketemu 2 wisatawan mancanegara [ suami istri kayaknya, dan mereka sudah berumur]. Niat di hati ingin mempraktekkan secuil ilmu yang baru didapat, menyapa mereka dengan bahasa mereka..

ah ternyata meleset, kirain orang korea [ biar bisa praktek annyong haseyo..] ternyata mereka dari china. ya jadinya nyapa mereka dengan Ni hau ma??.. ternyata d jawab,, wo hau… trus mereka nyerocos pake bahasa mandarin.. [dikira ngerti apa .. hahhahaha salah sendiri kepedean nyapa pake bahasa mandarin.],

trus cerita berlanjut maka bahasa kampungku.. hahahhahaah walo bahasa inggris mereka terbata-bata tapi lumayan dimengerti kok, ketimbang turis yang d stasiun tugu yang ternyata dari jerman [ bahasa inggris mereka kacauuu] ..

mereka nanya2 ttg jogja.. , dengan pengetahuan seadanya ttg jogja , ya cerita2 lah ke mereka, ternyata mereka dah 2 minggu d jogja, dan malam ini mau ke Bali selama seminggu..

mereka bingung, d jogja kok jarang ketemu orang china ya…. [ ya gak tau juga.. , nyari orang china d kraton, ya g ketemu hehehehe..] trus juga mereka masi sedikit komplen, kok informasi dari kondektur transjogjanya gak pake bahasa inggris ya, setidaknya informasi shelter yang di singgahi atau jurusan yang dilalui.. [ide bagus juga tu tuk transjogja, karnakan yang make bus ini bukan warga tempatan aja, turis juga banyak]

Setidaknya sign board kecil yang menunjukkan jalur perjalann bus yang ditumpangi.. mereka cerita klo senang berada d jogja.

cuma mereka aneh aja, kenapa toko2 dah pada tutup jam 4 sore. trus bukanya kok pagi banget..

[ hahhaha ini gw gak tau jawabannya, jawaban ngeles ya.. karena matahari jam 5 dah terang, jadi perputaran waktunya jadi lebih cepat, makanya klo tutup toko jam 4 bentar lagi dah maqrib n mereka harus istirahat juga.

Dalam perjalanan ke bandara, mereka nanya, ttg kuliah ku, ya dengan bangga dunk jawab, kuliah d ilmu perpustakaan dan informasi.. ternyata mereka sangat apresiatif dengan jurusan ini. mereka bilang , d china tak mudah untuk bisa masuk ke jurusan ini, dan lagi d china, kesempatan kerja itu sangat kecil bagi perempuan.

Di china itu yang lebih d cari adalah pekerja pria. juga d perpustakaan. disana perpustakaan lebih memilih pria sebagai pustakawan di bandingkan wanita.. { waaaaaahh ada apakah ini.. kok bisa2nya pilih kasi gini..] trus mereka juga kaget klo ternyata ada yg bisa bahasa mandarin.. [ sedikit ge er hehehe] karena menurt mereka d indonesia orang lebih banyak menggunakan bahasa kanton, [ waaaahh gak pernah survey pulak tu.. ] cerita berakhir ketika bus transjogja nyampe bandara… mereka turun ke shelter, akunya transit ke bus 1A jurusan kota, n mereka bye bye dengan senyum 3 jari karena nyampe juga d bandara…

 

 

pernah d post di note FB (17 maret 2011)

http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150115042865838

Transjogja

Menjelang siang, entah kenapa kaki ini masih ingin terus mengukur jalan-jalan yang ada d kota jogja..

ak memutuskan untuk menyebrangi jalan, menutu halte trans jogja.

Malioboro mbak…

akhirnya bus 1A tujuan malioboro sampai..

padat sesak dan hmmm smell .. not really good.

rute

kondektur bus itu seorang wanita.. tapi entah kenapa aku tidak terlalu bersemangat untuk memperhatikannya. padahal tiap naik trans jogja, yg selalu ku perhatikan adalah kondekturnya. bukan karena tampang mereka ( rata-rata muka jawa.. walo ada satu yang mirip dengan org yang kukenal.. [muka pasaran juga ya.. ampe d jogja juga ada yang mirip].

kondektur bus trans ini memiliki ciri khusus yang membedakan ia dengan kondektur bus umum lainnya. JUGA berbeda dengan kondektur bus transmetro yang ada d pekanbaru.

apa yang membedakan mereka???

semua kondektur trans jogja hapal jalur ( HARUS), hapal lokasi-lokasi penting yang berdekatan dengan jalur (WAJIB) dan mereka menyebutnya setiap akan memasuki halte.

tapi kondektur yang ketemui ini agak berbeda.. , ibu ini mungkin sudah lelah karena bekerja dari pagi hingga siang. ntah dah makan ntah belum. apatah lagi ia menghubungi anak2nya. (semoga saja sudah)

transjogja

NAMUN

ketika pulang dari malioboro menuju shelter/halte JEC.. masih menaiki bus 1A. namun dengan supir dan kondektur yang berbeda.

kali ini aku kembali memperhatikan kondekturnya.

alhamdulillah masih wanita. seorang ibu paruh baya. aku tak yakin umurnya setua mukanya.

namun ibu ini sangat bersemangat.

aku naik dari shelter pertama d jalan malioboro.

lumayan padat, sesak, n smelly

ibu ini sangat berbeda darikondektur transjogja lain.. sangat sangat sangat bersemangat.

sepanjang jalan tak hentinya ia ngoceh. bukan ngoceh yang tak berarti. ocehannya masih seputar pekerjaannya

– selamat sore penumpang yang berbahagia.. selamat datang di sarana transportasi kebanggana masyarakat jogja.

sebentar lagi kita akan memasuki shelter pertengahan d malioboro. yang mau turun dipersilakan untuk bersiap siap. periksa barang bawaan anda, jangan sampai terbawa barang orang lain.

– selamat sore penumpang yang berbahagia, di depan adalah shelter terakhir d malioboro. yang ingin ke pasar bering harjo, mirota batik, alun-alun, segera bersiap-siap

ketika hendak sampai ke shelter taman pintar. penumpang makin berjubel. awalnya aku yang sedang baik hati memberikan tempat duduk ke ibu2 dengan gerendelan tasnya yag lumayan makan tempat. akhirnya dapat duduk kembali setelah seorang pria dengan senang hati menyuruh ku duduk ( ehehehe ak rasa dia dah kesempitan karena aku MANTAP [makantempat])

kembali ibu kondektur teriak..

siap-siap shelter taman pintar .. bagi yang ingin turun segera bersiap dan bergeser. karena padatnya lalu lintas maka kita tidak akan berhenti lama. periksa kembali barang bawaan anda. jgn sampai ada yg tertinggal. jangan samapi barang anda berpindah tempat apalagi berpindah tangan. jika anda merasa kehilangan segera hubungi kami, karena kami tidak akan membuka pintu bis ini hingga petugas keamanan kami memeriksa anda semua.

hahah.., kayaknya baru ini deh kondekturnya ngomong kuat n nyaring serta lantang.

peringatan-peringatan terus di ucapkan sang ibu kondektur ketika akan memasuki shelter. Ia juga tak segansegan memarahi penumpang yang berdiri jika tidak memegang pegangan tangan yang telah di sediakan. iya juga mengingatkan orang untuk menghormati memberi tempat duduk pada org yang sudah tua, membawa anak hingga ibu ibu hamil.

sehari ini melihat 2 wanita pekerja yang survive untuk masa depan ia dan keluarganya..

hari ini juga bisa d liat perbedaan trans jogja dan trans metro.

transjogja mempunyai SOP yang jelas. ketika bis memasuki halte, jauh sebelumnay kondektur sudah mengingatkan shelter apa yg di depan. jika ingin pindah bus, ia mengingatkan dengan menyebut seluruh  bus yg lewat d jalur itu.

menurunkan penumpang dahulu dan baru memasukkan penumpang.

mengingatkan penumpang akan barang belanjaan dan anak-anak dan untuk tertib.

petugas di shelter juga tak ketinggalan. mereka menayakan kemana akan pergi, dan menerangkan bis mana yg akan kita naiki.. .

hanya saja petugas di shelter lebih suka jika kita membawar dengan uang receh atau uang pas.. mereka kadang melotot klo kita bayar pake 50ribuan..

hehehe

so

.. betapa nikmatnya jika seluruh transportasi umum akan seperti transjogja ini.. ( d jakarta dgn buswaynya gimana, belum pernah naek soalnya)

Dengan 3ribu rupiah dah bisa keliling jogja…

ini adalah cerita lama yang kembali ingin dibagi kesemuanya
pernah di posting di
http://www.facebook.com/note.php?note_id=477873800837

|lagi|

Gak tau ini blog yang keberapa setelah berulang kali dan terus lupa  pake email n pw yang mana. semoga ini tetap d ingat dan berkelanjutan..

adalah seorang teman kecil yang sudah duluan mengenal dunia ini, yap seorang teman, sahabat , ibu dari seorang anak gadis kecil yang centil (like mom like daughter).. yang kembali eksis d dunia ini..
aku jadi ketularan juga.., walau pun awalnay sedikit agak ‘gerah’ untuk mengekspos apa yang dirasa..
karena mengingat diariku sudah hampir 10 biji jumlahnya..

vivi… makasih ya udah mengingatkan aku akan¬† dunia ini..
kangen nyicipin masakan mu ( masak tauco kok pake wortel vi??, itu masi jadi tanda tanya bagiku)

klo bukan tuntutan kuliah.., blog ini pasti akan lama  juga lahirnya

yah tuntutan kuliah mengalahkan   segalanya..
but it works. ..!!